Magelang, 11 Mei 2026 β Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, secara resmi meluncurkan Program Go Green Terminal Tidar pada Senin, 11 Mei 2026. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh warga Terminal Tidar, pimpinan BPTD Kelas I Provinsi Jawa Tengah, serta para pemangku kepentingan terkait.
Bagaimana transformasi detailnya? Anda dapat melihat langsung kegiatan peluncuran Program Go Green melalui liputan visual pada tautan berikut:
π[Klik di Sini untuk Menonton Video Peluncuran Program Go Green]
π[Klik di Sini untuk Menonton video komedi hassan sule di acara peluncuran program go green]
Peluncuran program ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya sebuah langkah besar secara resmi. Dalam tradisi Jawa, gong merupakan bagian dari perangkat gamelan yang memiliki suara paling kuat dan sarat makna, yaitu membawa energi positif, menolak hal-hal buruk, serta menghadirkan keberkahan. Melalui simbol tersebut, diharapkan Program Go Green Terminal Tidar dapat berjalan lancar, sukses, dan memberikan manfaat yang besar.
Program ini menargetkan terwujudnya Terminal Tidar yang hijau, bersih, bebas sampah, dan nyaman dalam waktu satu tahun. Sebagaimana sebuah perjalanan menuju tujuan yang telah ditetapkan, tentu akan ada tantangan dan hambatan yang harus dihadapi. Demikian pula dalam mewujudkan Program Go Green Terminal Tidar. Namun, sesuai pepatah βSekali layar terkembang, pantang biduk surut ke pantai,β kami berkomitmen untuk menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa keberhasilan program ini tidak dapat dicapai sendiri, tetapi dengan dukungan dan kerja sama seluruh pihak, kami optimistis tujuan tersebut dapat terwujud.
Dukungan dari berbagai pihak telah terlihat sejak pelaksanaan seremoni peluncuran. Seluruh warga terminal, mulai dari pelaku UMKM, agen, pedagang asongan, hingga SPTI, telah menyatakan komitmennya melalui pembacaan Ikrar Go Green. Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan dalam kata-kata, tetapi juga melalui pembangunan dua taman yang memperindah dan menghijaukan area terminal.
Dukungan juga datang dari BNI, yang memberikan bantuan berupa 12 tempat sampah botol plastik, 12 tempat sampah organik, 12 tempat sampah anorganik, serta satu unit gerobak sampah. Selain itu, dukungan dari pihak swasta juga terus mengalir dalam bentuk bibit tanaman, pembangunan kanopi anggur, serta fasilitas untuk smoking area.
Melihat antusiasme dan dukungan nyata dari berbagai pihak, kami optimistis dalam satu tahun ke depan Terminal Tidar akan menjadi terminal yang lebih hijau, bersih, bebas sampah, dan semakin nyaman bagi penggunanya.
SELALU SEMANGAT DAN TETAP SEMANGAT UNTUK TERMINlNAL YANG LEBIH BAIK